Udin Pelor Ajak Warga Bijak Bermedia Sosial,Merawat Kebhinekaan Batam

Batam | Mandhala.info_Tokoh muda Melayu sekaligus Panglima Gagak Hitam, Udin Pelor, mengimbau seluruh masyarakat Kota Batam untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh narasi bernuansa provokatif yang beredar di media sosial terkait etnis Melayu, ahad (31/5/26).

Imbauan tersebut disampaikan menyusul viralnya unggahan dari akun Facebook yang diketahui bernama Raja Situmorang pada Sabtu (18/5), yang memicu berbagai tanggapan dari masyarakat di dunia maya.

Menurut Udin Pelor, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, setiap pihak harus tetap mengedepankan etika, menghormati keberagaman, serta menghindari penyebaran informasi yang dapat memicu konflik sosial maupun sentimen antarsuku dan golongan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Batam untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang berpotensi menimbulkan perpecahan.

Batam adalah kota yang dibangun oleh keberagaman, sehingga persatuan dan kerukunan harus tetap menjadi prioritas bersama,” ujar Udin Pelor.

Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu menyerahkan segala bentuk dugaan pelanggaran hukum kepada aparat yang berwenang.

Menurutnya, menyikapi persoalan dengan emosi hanya akan memperkeruh suasana dan berpotensi mengganggu stabilitas sosial yang selama ini terjaga dengan baik di Kota Batam.

Udin Pelor juga mengingatkan pentingnya menjaga ruang digital agar tetap sehat dan produktif. Ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta melakukan verifikasi informasi sebelum memberikan tanggapan atau menyebarkannya kembali.

“Jangan sampai Batam yang selama ini dikenal sebagai kota yang aman, kondusif, dan penuh toleransi justru terganggu oleh isu-isu yang mengandung unsur SARA.

Mari kita kedepankan persaudaraan, saling menghormati, dan menjaga keharmonisan yang telah dibangun bersama,” tegasnya.

Sebagai tokoh pemuda Melayu, Udin Pelor menilai bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga persatuan bangsa.

Ia berharap masyarakat Batam tetap fokus pada upaya membangun daerah serta memperkuat solidaritas antarkelompok demi terciptanya suasana yang damai dan harmonis.

Hingga berita ini diturunkan, berbagai pihak masih mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan konten yang berpotensi memicu konflik serta tetap menghormati proses yang berlaku sesuai ketentuan hukum.

Editor: Rini

Advertisement

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *