Rumah Warga Kuala Dasal Dibobol Maling saat Ibadah Minggu, Uang Rp15 Juta Raib

TANJAB BARAT I Mandhala.Info – Aksi pencurian menyasar rumah warga di Desa Kuala Dasal, Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi. Rumah yang ditinggal pemiliknya untuk mengikuti ibadah Minggu di gereja itu diduga dibobol maling hingga uang tunai sekitar Rp15 juta dilaporkan raib.

Peristiwa tersebut diketahui pada Minggu (25/10/2026). Rumah milik Aller Siregar dan Renta Togatorop itu berlokasi di Jalan Lintas WKS–Tebing Tinggi KM 20, RT 06, Desa Kuala Dasal.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Berdasarkan informasi sementara, dugaan pencurian terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, ketika seluruh anggota keluarga meninggalkan rumah untuk mengikuti ibadah Minggu di Gereja Bethel Tebing Tinggi.

Saat kembali ke rumah, pemilik mendapati rumahnya diduga telah dimasuki orang tidak dikenal. Sejumlah barang dan uang milik keluarga dilaporkan hilang.

Kerugian sementara berupa uang tunai diperkirakan mencapai Rp15 juta. Sementara itu, barang-barang lain yang diduga turut hilang masih dalam proses pendataan oleh pihak keluarga.

Atas kejadian tersebut, korban bersama Ketua RT setempat melaporkan dugaan pembobolan rumah itu ke Polsek Tungkal Ulu. Laporan tersebut diharapkan menjadi dasar bagi kepolisian untuk melakukan penyelidikan, menelusuri kronologi kejadian, serta mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.

Kasus ini menjadi perhatian karena dugaan pencurian terjadi ketika rumah ditinggalkan pemiliknya untuk menjalankan ibadah. Namun, siapa pelaku dan bagaimana cara masuk ke dalam rumah masih harus dipastikan melalui pemeriksaan serta penyelidikan kepolisian.

Aparat penegak hukum diharapkan segera menindaklanjuti laporan korban, mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan, dan menelusuri kemungkinan adanya petunjuk di sekitar lokasi kejadian.

Hingga berita ini ditulis, dugaan pembobolan rumah tersebut masih dalam penanganan dan penyelidikan pihak kepolisian. Nilai kerugian secara keseluruhan belum dapat dipastikan karena pendataan barang yang hilang masih berlangsung.

Pengungkapan kasus ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum bagi korban sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap tindak pencurian di lingkungan permukiman.

Catatan redaksi: Informasi mengenai jumlah kerugian dan barang yang hilang masih bersifat sementara serta dapat berubah berdasarkan hasil pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut. Konfirmasi perkembangan penanganan perkara dari kepolisian masih diperlukan.

 

Redaksi

Advertisement

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *