⚓ BANYUWANGI JADI PUSAT KEMARITIMAN! SOSIALISASI & GERAKAN PELAYANAN KKPFL DIGELAR — SURYONO BINTANG SAMUDERA: LAUT ADALAH AMANAT, HARTA RAKYAT HARUS KEMBALI KE TANGAN RAKYAT!  

BANYUWANGI|mandhala.info , 24 SEPTEMBER 2026 — Gelombang perubahan bergulir di Bumi Blambangan! Hari ini, Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi menggelar kegiatan bersejarah: Sosialisasi dan Gerakan Pelayanan KKPFL — langkah nyata yang meneguhkan Banyuwangi sebagai garda terdepan pengelolaan pesisir dan laut Jawa Timur!

Kegiatan berlangsung khidmat sejak pukul 08.30 WIB, dihadiri unsur pusat, provinsi, daerah, hingga masyarakat pesisir. Santoso Budi Widiarto, Kepala Loka Penataan Ruang Laut Serang, hadir langsung — bukti perhatian nasional terhadap Banyuwangi!

Bacaan Lainnya

Advertisement

🌊 RANGKAIAN AGENDA: MENATA RUANG LAUT, MEMBUKA PELAYANAN RAKYAT!

Tabel

Waktu Materi Penyelenggara

09.30–10.30 Rencana Tata Ruang Wilayah Pesisir & Laut Jatim — Potensi Banyuwangi DKP Jatim, Dinas Perikanan

10.30–11.30 Mekanisme KKPFL & Penyerahan Pengelolaan Pesisir-Laut ke Daerah LPRL Serang, DPMTSP Banyuwangi

11.30–12.00 Diskusi Terbuka — Aspirasi Langsung Masyarakat Seluruh Peserta

13.30–Selesai Gerai Pelayanan KKPFL — Layanan Langsung di Banyuwangi! Tim Kementerian & Instansi Terkait

🗣️ PERNYATAAN KEPALA DINAS PERIKANAN KABUPATEN BANYUWANGI

SURYONO BINTANG SAMUDERA, S.P., M.Si.

“Hadirin sekalian, hari ini kita berdiri di persimpangan jalan yang menentukan masa depan Banyuwangi! Laut yang membentang luas di depan mata kita bukan sekadar perairan — ia adalah nyawa, sumber kehidupan, dan warisan luhur yang dititipkan kepada kita!

Penyerahan kewenangan pengelolaan Kawasan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil serta Kelautan (KKPFL) ke tangan daerah adalah bukti kepercayaan sekaligus ujian terbesar. Kini, kita tidak lagi menunggu arahan dari jauh — kita yang memegang kemudi! Potensi kekayaan laut Banyuwangi yang melimpah, garis pantai terpanjang di Jawa Timur, lokasi strategis di persimpangan laut — semua ini harus dikelola untuk siapa? Jawabannya tegas: untuk rakyat Banyuwangi!”

“Kami tegaskan: pengelolaan KKPFL tidak boleh menjadi milik segelintir pihak yang berkantor di balik meja. Kekayaan laut ini harus kembali kepada nelayan, pembudidaya, dan masyarakat pesisir yang setiap hari membasuh keringat di atas air! Tata ruang laut tidak boleh mengorbankan jalur pulang mereka, izin pemanfaatan tidak boleh menutup mata pencaharian mereka!

“Kami berkomitmen penuh: di bawah pimpinan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, KKPFL akan dikelola dengan keterbukaan, keadilan, dan keberlanjutan. Setiap izin, setiap kebijakan, setiap rupiah yang dihasilkan dari laut — harus terlihat, harus diketahui, harus dirasakan oleh rakyat!

“Banyuwangi tidak hanya kaya di darat — Banyuwangi adalah raja di laut! Mari kita jaga, kelola, dan kembangkan bersama. Laut yang kita cintai akan memberi balasan yang setimpal jika kita mengelolanya dengan jujur, adil, dan bertanggung jawab! Banyuwangi Bangkit — dari Darat, dari Laut, untuk Rakya

🔥 MAKNA BESAR DI BALIK KEGIATAN INI!

Kehadiran langsung gerai pelayanan KKPFL membuktikan: rakyat tidak perlu pergi jauh — layanan ada di rumah sendiri! Penyerahan kewenangan ini membuka babak baru: Banyuwangi kini berkuasa penuh menata, mengelola, dan memanfaatkan kekayaan lautnya sendiri — bukan lagi sekadar penonton, melainkan pemimpin di rumahnya sendiri!

Banyuwangi — Matahari Terbit dari Timur, Kemakmuran Muncul dari Laut! Jaya Nelayan, Jaya Banyuwangi! 🌅🌊⚓🔥

Advertisement

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *