DILAN” Disdukcapil Banyuwangi: Inovasi Pendidikan Karakter melalui Kartu Identitas Anak  

Banyuwangi|mandhala.info – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banyuwangi kembali menghadirkan inovasi yang tak hanya mempermudah administrasi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter sejak dini melalui program “DILAN” (Di Sekolah dilayani Kartu Identitas Anak).

Program ini memungkinkan para siswa untuk mendapatkan KIA langsung di sekolah mereka, tanpa perlu repot datang ke kantor Disdukcapil. Lebih dari sekadar kartu identitas, KIA menjadi simbol pengakuan negara terhadap anak sebagai bagian dari warga negara, menumbuhkan rasa bangga dan tanggung jawab.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Bupati Banyuwangi, Ibu Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, dalam statement nya menyampaikan, “KIA bukan hanya sekadar dokumen, tetapi juga investasi pendidikan karakter bagi generasi penerus Banyuwangi. Dengan memiliki KIA, anak-anak belajar tentang identitas diri, hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta pentingnya administrasi yang tertib.”

Ibu Ipuk menambahkan, program DILAN ini sejalan dengan visi Banyuwangi sebagai kabupaten pendidikan. “Kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan ramah anak. KIA adalah salah satu wujud komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi anak-anak Banyuwangi,” ujarnya.

Kepala Disdukcapil Banyuwangi, Choiril Ustadi Yudawanto, S.IP., M.Si, menjelaskan bahwa program DILAN ini mendapat sambutan positif dari sekolah-sekolah dan para orang tua. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan semua pihak. Dengan sinergi yang baik, kami yakin program ini akan berjalan sukses dan memberikan manfaat yang besar bagi anak-anak Banyuwangi,” katanya.

Program DILAN ini juga menjadi ajang edukasi bagi para siswa tentang pentingnya dokumen kependudukan. Mereka belajar bagaimana cara mengurus KIA, apa saja manfaatnya, dan bagaimana cara menjaganya.

Dengan adanya program DILAN, Disdukcapil Banyuwangi tidak hanya memberikan pelayanan administrasi, tetapi juga berkontribusi dalam membentuk karakter anak-anak Banyuwangi menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan cinta tanah air.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *