JAMBI | Mandhala.Info – Aksi unjuk rasa warga di Jalan Lintas Timur Sumatera, Jambi, Jumat (13/9/2025), benar-benar melumpuhkan jalur utama tersebut. Sejak pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB, massa aksi memenuhi badan jalan, membuat ribuan kendaraan terjebak macet hingga belasan kilometer.
Pantauan di lapangan memperlihatkan ratusan warga duduk beralas terpal, sebagian berteduh dengan payung, sementara lainnya berdiri berdesakan di tepi jalan. Jalan lintas yang biasanya menjadi urat nadi transportasi Sumatera berubah menjadi lautan manusia.
Kabag Ops Polresta Jambi, Kompol Army Sevtiansyah, yang turun langsung ke lokasi mengatakan, sebanyak 130 personel kepolisian diterjunkan untuk mengawal jalannya aksi.
“Semoga cepat selesai, dan aspirasi masyarakat tersampaikan,” katanya singkat.
Namun, hingga aksi bubar, antrean panjang kendaraan tak terhindarkan. Sopir truk, bus antar kota, hingga pengendara pribadi hanya bisa pasrah menunggu. Beberapa bahkan mengaku terjebak lebih dari tiga jam tanpa ada jalur alternatif yang memadai.
Situasi ini memantik kritik keras dari masyarakat. Mereka menilai pemerintah Daerah dan aparat seharusnya sigap mengantisipasi dampak aksi, bukan membiarkan ribuan pengguna jalan jadi korban kemacetan.
Dessy
Kaperwil








