Banyuwangi, mandhala.info – Forum Banyuwangi Bergerak menggelar acara syukuran selamatan Tumpengan sebagai bentuk rasa syukur atas kemenangan rakyat Banyuwangi dalam memperjuangkan penolakan kenaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Acara perdana digelar di Kecamatan Wongsorejo, tepatnya di Kantor Sekretariat Laskar 86, pada Jum’at malam (22/8/2025).
Syukuran ini merupakan rangkaian kegiatan yang rencananya juga akan dilaksanakan di masing-masing koordinator Forum Banyuwangi Bergerak di masing-masing kecamatan. Tumpengan ini dipandang sebagai simbol persatuan rakyat yang berhasil menyuarakan aspirasinya, setelah sebelumnya masyarakat dibuat resah oleh kebijakan kenaikan tarif PBB-P2 hingga 200%.
Dengan keberhasilan perjuangan rakyat, rencana aksi turun jalan yang semula akan digelar pada 25 Agustus resmi dibatalkan. “Tuntutan kami sudah dikabulkan. Ini bukan hanya kemenangan Forum, tapi kemenangan seluruh rakyat Banyuwangi,” ujar Ketua Laskar 86 salah satu koordinator Forum Banyuwangi Bergerak dalam sambutannya.
Kemenangan rakyat ini tidak lepas dari hasil Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banyuwangi pada Rabu, 20 Agustus 2025, yang memutuskan untuk mencabut Pasal 9 dalam Perda Perubahan Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak PBB-P2. Pasal tersebut sebelumnya menetapkan sistem single tarif 0,3%. Dengan pencabutan itu, aturan kembali pada Perda sebelumnya, yakni sistem multitarif berjenjang mulai dari 0,1%.
Keputusan ini diambil setelah adanya konsultasi resmi gabungan eksekutif Pemkab Banyuwangi bersama Panitia Khusus (Pansus) DPRD ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Hasil konsultasi menyatakan penerapan single tarif 0,3% tidak sesuai dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Forum Banyuwangi Bergerak menegaskan bahwa perjuangan rakyat harus selalu dikawal dengan semangat persatuan. “Selamatan Tumpengan ini adalah wujud syukur dan komitmen kami untuk terus menjaga kepentingan rakyat. Ke depan, kami tetap akan mengawasi kebijakan daerah agar tidak lagi menimbulkan kegaduhan yang merugikan masyarakat,” tambahnya.
Dengan digelarnya syukuran ini, Forum Banyuwangi Bergerak berharap seluruh elemen masyarakat tetap solid dalam mengawal kebijakan daerah, sehingga pemerintah dapat lebih bijak dalam membuat keputusan, khususnya yang menyangkut beban pajak rakyat.
(Choirul).








