Kebakaran Hebat Hanguskan Ruko Pasar Unit 6 Rimbo Bujang, Kerugian Pedagang Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

TEBO, JAMBI I Mandhala.info – Kebakaran hebat melanda sejumlah rumah toko (ruko) semi permanen di kawasan Pasar Unit 6, Jalan Meranti, Desa Tirta Kencana, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, Sabtu malam (31/10/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah tempat usaha milik pedagang hangus terbakar dengan estimasi kerugian material mencapai Rp1,5 miliar.

Berdasarkan laporan penanganan kejadian, kebakaran pertama kali dilaporkan sekitar pukul 20.12 WIB oleh seorang warga bernama Rizki. Merespons laporan tersebut, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) langsung bergerak dua menit kemudian, tepatnya pukul 20.14 WIB, dan tiba di lokasi sekitar pukul 20.23 WIB dengan jarak tempuh kurang lebih enam kilometer.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Untuk menjinakkan kobaran api, sebanyak empat unit armada Damkar dikerahkan. Armada tersebut terdiri dari dua unit Pos Damkar Rimbo Bujang, satu unit Pos Damkar Kecamatan Tebo Ulu, serta satu unit dari Mako Damkar Kabupaten Tebo.

Petugas berjibaku melakukan pemadaman agar api tidak terus meluas ke bangunan lain di kawasan pasar. Setelah bekerja selama beberapa jam, kebakaran akhirnya berhasil dikendalikan pada Minggu dini hari (1/11/2026), sekitar pukul 00.06 WIB.

Seluruh armada kemudian kembali ke markas pada pukul 00.26 WIB.

Adapun objek yang terbakar merupakan sejumlah ruko semi permanen dengan luas area terdampak sekitar 50 x 30 meter. Bangunan tersebut diketahui milik sejumlah pedagang, yakni Rajab, Juntak, Subhan, Diki, Sucipto, dan Ucok.

Dalam laporan penanganan kejadian, Komandan Regu 1 Damkar, Taufik Rahman, bersama Kepala Pos Damkar, Paijo, tercatat sebagai petugas yang terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Belum terdapat keterangan resmi mengenai sumber awal munculnya api maupun faktor yang memicu kebakaran tersebut.

Sementara itu, kerugian material sementara diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar. Nilai kerugian tersebut menjadi gambaran besarnya dampak musibah yang menimpa para pedagang di kawasan Pasar Unit 6.

Menanggapi peristiwa tersebut, pihak Media Menaratoday.com menyampaikan keprihatinan mendalam kepada seluruh pedagang yang terdampak. Musibah ini sekaligus menjadi peringatan serius bahwa keselamatan bangunan dan pencegahan kebakaran di kawasan perdagangan tidak boleh diabaikan.

Seluruh pemilik toko, pedagang pasar, dan masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, memastikan kompor dan sumber api telah dimatikan sebelum meninggalkan tempat usaha, serta menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) merupakan langkah penting untuk mengantisipasi kebakaran.

Media Mandhala.info juga mengimbau pemerintah daerah dan instansi terkait agar meningkatkan sosialisasi serta langkah pencegahan kebakaran, terutama di kawasan pasar dan pusat perdagangan yang memiliki bangunan berdekatan.

Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama. Jangan menunggu kebakaran terjadi untuk menyadari pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

Semoga para pedagang yang terdampak diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini. Diharapkan pula adanya perhatian dan langkah penanganan dari pihak terkait terhadap dampak yang dialami para korban.

 

(Investigasi Mandhala.info)

Advertisement

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *