OTAK DAN JIWA TAK BERSIH, TIDAK MUNGKIN MEMBELA RAKYAT — INDAH FITRIYAH RAZAK: TIGA ANGGOTA DEWAN TERSANDUNG NARKOBA, TIDAK ADA SATU ALASAN YANG BISA MEMBENARKAN

BANYUWANGI |mandhala.info — Kabar yang memalukan sekaligus menyakitkan hati rakyat kembali datang: tiga anggota DPRD dari Fraksi Gerindra, masing-masing mewakili Banyuwangi, Situbondo, dan Malang, diduga kuat terjerat penyalahgunaan narkoba. Tidak ada alasan, tidak ada pembelaan, dan tidak ada toleransi sedikit pun.

Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia DPD Banyuwangi, Indah Fitriyah Razak, menyampaikan pernyataan yang tegas dan tak tergoyahkan:

Bacaan Lainnya

Advertisement

“Perbuatan ini tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun. Sekalipun dikatakan hanya sekadar pemakai — mereka tetap menyandang status wakil rakyat. Bukan sekadar gelar, melainkan amanah tertinggi yang dititipkan langsung oleh rakyat.”

Ia memperingatkan dengan keras: JANGAN PERNAH BERMAIN-MAIN DENGAN NARKOBA, JUDI, PEMABUKAN, DAN SEGALA SESUATU YANG BURUK. Bagi siapa pun itu dilarang, terlebih lagi bagi mereka yang duduk di kursi kehormatan rakyat. Wakil rakyat wajib bersih — bersih dari narkoba, bersih dari judi, bersih dari mabuk-mabukan, bersih dari segala noda yang merusak kepercayaan publik.

“Saya tanyakan dengan lantang dan tegas: BAGAIMANA CARANYA SEORANG WAKIL RAKYAT BISA MEMBELA DAN MEMPERJUANGKAN HAK RAKYAT, JIKA OTAK DAN KEJIWAANNYA SENDIRI TIDAK BERSIH? Bagaimana ia berpikir jernih jika akalnya sudah dikabutkan zat terlarang? Bagaimana ia mengambil keputusan yang adil jika batinnya sudah dirusak kebiasaan buruk? Bagaimana ia berdiri tegak membela yang lemah jika langkahnya sendiri goyah karena ketergantungan?

Jika pola pikirnya tidak sehat, jika raganya tidak terurus, jika batinnya tidak suci — secara jasmani maupun rohani — secara mental maupun spiritual — DIA TIDAK MUNGKIN MEWAKILI RAKYAT. Yang terganggu pikirannya, yang ternoda jiwanya, tidak akan pernah bisa menghasilkan kebijakan yang menyejahterakan orang banyak. Kebersihan diri adalah syarat mutlak sebelum membersihkan rumah orang lain.

Tindakan tegas mutlak dan segera harus dijalankan. Setiap anggota dewan yang terbukti terlibat — baik sebagai pemakai maupun lebih — wajib ditindaklanjuti tanpa pandang bulu, tanpa menunda, tanpa melindungi siapa pun.

“Sangat memalukan menerima gaji berkala jika gaji itu diambil dari keringat rakyat, sementara yang menerimanya justru mengkhianati rakyat. Uang rakyat bukan untuk membiayai mereka yang hanyut dalam perbuatan tercela. Uang itu milik rakyat — untuk mereka yang bersih, jujur, dan tulus mengabdi — bukan untuk mereka yang mencoreng amanah di depan wajah rakyat.”

Indah menegaskan: Lembaga perwakilan rakyat bukan tempat berlindung bagi pelanggar hukum. Bersihkan barisan sekarang juga. Tegakkan kebenaran tanpa keraguan. Rakyat berhak mendapatkan wakil yang bersih pikirannya, lurus hatinya, dan sehat seluruh jiwa raganya — bukan yang terjerat narkoba dan keburukan.

Advertisement

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *