TANJAB BARAT I Mandhala.Info – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua truk besar terjadi di Jalan Lintas Timur, tepatnya di wilayah Desa Gemuruh, Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 15.58 WIB.
Peristiwa tersebut nyaris berubah menjadi kecelakaan maut. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.
Dua kendaraan yang terlibat masing-masing truk Hino angkutan batubara bernomor polisi BK 8317 EO yang melaju dari arah Jambi menuju lokasi bongkar muat di Desa Tembesu, serta truk ekspedisi bernomor polisi H 8652 UV dari arah Riau menuju Jambi.
Saat kedua kendaraan berpapasan, situasi berubah genting. Kedua truk nyaris bertabrakan. Berkat reaksi cepat masing-masing pengemudi, benturan berhasil dihindari. Namun, manuver tersebut justru membuat kedua kendaraan keluar dari jalur.
Truk angkutan batubara yang tergabung dalam CV JP tergelincir hingga terguling di tepi badan jalan. Sementara truk ekspedisi melaju keluar jalur dan masuk ke semak-semak di pinggir jalan.
Sopir truk batubara menyebut kendaraan ekspedisi melaju dengan kecepatan tinggi sehingga dirinya terpaksa melakukan manuver untuk menghindari tabrakan.
“Truk itu ngebut. Jika saya tidak ngelak, sudah terjadi tumburan,” tegas sopir.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut kembali menjadi peringatan serius mengenai keselamatan pengguna Jalan Lintas Timur Tanjab Barat.
Jalur tersebut merupakan salah satu akses penting bagi kendaraan angkutan barang, termasuk truk batubara dan kendaraan logistik antarprovinsi. Padatnya kendaraan berukuran besar dengan perbedaan kecepatan yang tinggi dinilai meningkatkan risiko kecelakaan, terutama ketika kendaraan berpapasan di ruas jalan.
Masyarakat pun mendesak Kepolisian dan Dinas Perhubungan tidak hanya melakukan pengawasan setelah kecelakaan terjadi, tetapi memperketat pengawasan terhadap kendaraan angkutan berat yang diduga melanggar aturan kecepatan, dimensi, maupun muatan.
Insiden ini menjadi alarm keras. Jika pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas kendaraan berat tidak diperketat, bukan tidak mungkin kejadian serupa kembali terjadi dan berujung pada korban jiwa.
Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas, bukan menunggu sampai kecelakaan maut benar-benar terjadi.
Wira Saputrah
Kabiro








